header

Iseng Bikin Game, Saya Mendapatkan Anugerah PAUD Tingkat Nasional 2017


Di tahun sebelumnya game saya yang sederhana telah mendapat apresiasi dari panitia lomba cipta karya Paud 2016 (baca: Pengalaman Mengikuti Lomba Cipta Karya PAUD 2016). gara-gara postingan saya sebelumnya tersebut, banyak teman-teman saya yang bertanya tentang apa itu anugerah PAUD, bagaimana cara mengikuti lomba penyusunan edugame, seperti apa game yang menang, dan sebagainya. Alhamdulillah, karena teman-teman saya juga sebelumnya hobi membuat game, sehingga tak heran tahun ini mereka menang.
Bersama sahabat dari Jateng (MIEE 2016)

Di lomba penyusunan permainan mendidik (edugame) tahun ini persaingannya lebih ketat dari pada sebelumnya. Itu bisa saya rasakan dari dua hal. Pertama, banyak dari para pemenang tahun sebelumnya yang tidak lolos di tahun ini. Padahal mereka ini adalah orang yang jago-jago dalam dunia IT. Kedua tentang karya saya yang saya ikutkan. Menurut saya pribadi karya saya jauh lebih baik dari karya tahun sebelumnya. Namun apa yang terjadi? Peringkat saya turun drastis. Tetapi masih mendingan bisa masuk…


Oh iya, banyak juga kok para pemenang tahun lalu yang menang juga di tahun 2017. Begitu ketemu, mereka Tanya: “mas tahun ini masih pake powerpoint…?”. Yap betul, karya yang saya ikutkan dua tahun berturut-turut ini masih menggunakan Microsoft Powerpoint.

Dan ternyata, ada juga pemenang tahun lalu yang ikut-ikutan pakai powerpoint dan lolos…. Saya coba Tanya, “loh kok penurunan mas, pakai powerpoint, kan Mas banyak menguasai game engine yang lain”. Jawabnya “Kan saya niru bapak!!!”. Glodakkkk…. Haduhhhh… saya aja pingin move on dari powerpoint, situ malah mengikuti jejak saya hehehe…

Anugerah PAUD Tingkat Nasional 2017

Kementerian pendidikan dan kebudayaan untuk pendidikan anak usia dini (kemdikbud paud) tahun ini memberikan anugerah setidaknya ada tiga kategori. Yaitu pemenang lomba penyusunan edugame, pemenang lomba penyusunan ebook, dan para sosok peduli PAUD. Acaranya diselenggarakan di Hotel Allium Tangerang hari Senin tanggal 20 November 2017. Beberapa peserta menginap di hotel Allium tetapi beberapa yang lain seperti saya menginap di Days Hotel and Suite Tangerang.

Sudah pasti bapak Muhajir Effendy selaku mendikbud hadir karena ini adalah gawe tahunannya kemdikbud. Di samping itu Ibu negara kita, Ibu Iriana Jokowi juga sudah pasti hadir. Sebetulnya Bapak presiden bersedia untuk hadir. Namun karena suatu hal beliau berhalangan hadir. 

Para penerima anugerah PAUD berfoto dengan Ibu Negara dan Ibu Wapres

Pada acara itu hadir pula seluruh anggota OASE Kabinet Kerja. Apa itu OASE? Oase merupakan akronim dari Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja. Organisai khusus ini adalah terbentuk dari gagasan Ibu Negara dan Ibu Wakil Presiden serta disepakati oleh para pendamping (Isteri) Menteri Kabinet Kerja untuk turut mendukung dan berperan dalam menyukseskan program kabinet kerja. 

Semiloka Pendidikan Anak Usia Dini Tingkat Nasional 2017

Yap… Sehari sebelum acara penganugerahan, para peserta penerima Anugerah PAUD juga mengikuti acara yang sangat istimewa. Yaitu Semiloka PAUD Tingkat Nasional 2017. Acara ini diadakan di gedung Akhlakul Karimah Pusat Pemerintahan Kota Tangerang hari Ahad 19 November 2017.

Sudah pasti acara ini menghadirkan para pembicara tingkat nasional dan para bupati yang berprestasi dalam memajukan PAUD di daerahnya. Seperti, Bupati Aceh Selatan, Bupati Lampung Timur, Bupati Belu NTT, Bupati Paser Kalsel, Bupati Bojonegoro Jatim, Bupati Bantaeng Sulsel, Bupati Kulonprogo Yogyakarta, dan Bupati Sijunjung Sumbar. Untuk pembicara dari para ahli ada dr. Kresno Mulyadi (saudara kembarnya Kak Seto), Prof. Dr. Hardiansyah (IPB Bogor), dan Dr. Ratna Megawangi serta tokoh-tokoh lainnya yang belum saya sebutkan.

Awalnya sih, saya piker buat apa saya ikut acara semiloka Paud. Kan saya dan teman-teman ini kan pemenang kategori edugame. Lain halnya kalau yang ikut adalah pemenang sosok peduli PAUD, pasti nyambung jadinya. Tetapi setelah saya ikuti dengan seksama acara tersebut, saya dan beberapa teman menyadari tentang pentingnya pendidikan anak usia dini bahkan pendidikan anak di usia kandungan, serta persiapan dan kesiapan orang tua sebelum hamil seperti yang diungkapkan oleh bupati kulonprogo. Tak hanya pendidikan, gizi juga sangat penting menurut prof. Hardiansyah. Selain itu ada lagi yang penting yaitu emosi (kebahagiaan) seperti yang diungkapkan oleh Dr. Ratna Megawangi.

Jadi kesan saya mengikuti semiloka ini adalah KERENNN & LUAR BIYASAH….

Sosok Peduli PAUD

Yah di tahun ini kemdikbud PAUD memberikan anugerah kepada masyarakat yang peduli terhadap pendidikan anak usia dini. Mereka adalah para pejuang PAUD. Tanpa terhalang dengan kondisi social ekonomi, jiwa layanan terhadap anak bangsa menghantarkan mereka menjadi pioneer PAUD yang memberi jembatan emas bagi anak-anak kurang beruntung untuk mengenyam pendidikan sejak dini. 

Sosok-sosok luar biasa tersebut adalah

  1. Joseph Orem Blikololong: Pemulung Peduli Pendidikan dirikan PAUD
  2. Maizidah Salas: Mantan TKI Bangun PAUD untuk anak TKI
  3. Nyai Ahmad Dahlan: Pelopor PAUD Nasional
  4. Pieter P Pureklolong: Bangun 5 buah Rumah Baca dan PAUD untuk Warga Miskin
  5. Undang Suryaman: Tukang Parkir Membangun PAUD di Rancaekek
  6. Dharmawan Denassa: Kembangkan PAUD Peduli Lingkungan
  7. Eko Cahyono: Berhasil Mengajak 1000 Anak PAUD Suka Buku

Mereka adalah sosok-sosok yang mengisnpirasi saya dan kita semua untuk rela berkorban untuk sesama. Bermanfaat untuk orang lain tanpa memikirkan keadaan kita sendiri. Karena mereka pasti punya keyakinan dan keimanan yang kuat terhadap Tuhan YME.

Catatan Penting
Mengikuti lomba tidaklah melulu pada hadiah dan reward yang kita peroleh. Namun lebih dari itu, kita akan mendapatkan energy positif dari orang-orang yang kita temui disana. Iya, mereka adalah orang-orang yang penuh inovasi dan rela berkorban. Abaikan omongan yang tidak berguna, mari kita menciptakan karya yang luar bisa dan berguna  untuk sesame. Seperti dalam Al Qur’an yang megatakan bahwa umat yang paling baik adalah yang banyak bermanfaat untuk orang lain. Wallahu A’lam Bisshowab

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Iseng Bikin Game, Saya Mendapatkan Anugerah PAUD Tingkat Nasional 2017"

Post a Comment